Showing posts with label SENTUHAN QALBU. Show all posts
Showing posts with label SENTUHAN QALBU. Show all posts

bikini model seksi asal korea


  

 

Gambar yang Membuat Kita Lebih Bersyukur Akan Hidup


Apakah kita pernah merasa tidak beruntung hidup di dunia ini? Apakah kita pernah mengeluh akan sesuatu yang telah kita miliki?

Mungkin banyak yang diantara kita merasa kurang beruntung ketika kita mendapatkan masalah. Entah masalah di dalam keluarga kita, di sekolah kita ataupun tempat kita bekerja dll. Tapi marilah kita melihat gambar gambar berikut ini



Apakah kamu pernah berfikir belajar itu melelahkan



Apakah kamu tidak menyukai sayur?





Apakah kamu pernah berfikir untuk berdiet?





Apakah kamu pernah berfikir orang tuamu cerewet?





Apakah kamu pernah bosan dengan hidup yang itu itu saja?





Apakah kamu pernah merasa kecewa dengan hadiah yang diberikan?





Apakah kamu pernah merasa kesal jika disuruh tidur siang?





Apakah kamu pernah berfikir?














Yah sebenernya itulah yang biasa kita rasakan, kita selalu merasa diri kita tidak pernah beruntung, kita tidak pernah bersyukur apa yang telah kita peroleh. Sebenarnya banyak saudara kita diluar sana yang sebenarnya kurang beruntung. Namun mereka selalu bersyukur akan apa yang mereka peroleh. :sorry
Jadi Apakah kita pantas berkata bahwa "Kita Tidak Beruntung"?

Foto-foto Menakjubkan dari Ledakan Bintang yang Mati





Gambar ini berasal dari Observasi Chandra yang sangat mendalam dari sisa - sisa super Tycho. X-ray bertenaga rendah (warna merah) memperluas puing - puing ledakan. Sedangkan X-ray warna Biru menunjukkan gelomband ledakan. Supernova seperti ini tidak pernah dilihat sebelumnya.


Supernova Casseopia A



Gambar ini menyajikan komposit sinar-X dari Chandra (merah, hijau, dan biru) dan data optik dari Hubble (emas) dari Cassiopeia A, sisa-sisa bintang raksasa yang meledak dalam supernova. Inset: Sebuah guntingan dari interior bintang neutron, dimana kepadatan meningkat dari kerak (oranye) ke inti (merah) dan akhirnya ke wilayah di mana "superfluida" ada (bola merah dalam).


Bukti Keberadaan Black Hole



Gambar Komposit menunjukkan supernova dalam galaksi M100 yang mungkin mengandung lubang hitam termuda yang dikenal di lingkungan kosmik kita. Lubang hitam akan menjadi sekitar 30 tahun dan lahir dari SN1976C supernova.


Bintang Meledak Menjadi Debu



Saat meneliti langit menggunakan teleskop, astronom Unioversitas Ohio State menemukan sebuah bintang sangat besar yang meledak menjadi debu. Kejadian ini membuktikan bahwa ada bintang yang sangat terang di luar galaksi kita.


Supernova Sharpnell di Dalam Meteroit



Gambar ini menggabungkan data yang diambil dalam sinar-X. Nicolas Dhaupas, dai Univeritas Chicago, telah menganalisa kejadian ini dan memperkirakan bintang ini sudah berumur 4,5 miliar tahun.


Bintang Baru Terbentuk



Dalam gambar ini terlihat, partikel - partikel gas dari bintang yang sudah meledak, kembali bersatu membentuk sebuah bintang yang baru.


Inti Bintang Yang Hilang



Gambar ini diambil teleskop Hubble Tahun 2004, dan ada keanehan, yaitu bintang ini tidak memiliki Inti sehinggan berbentuk seperti cincin


Meledaknya Perut Sebuah Bintang



Team Astronomi dari Universitas Collorado meneliti hubungan antara bintang yang berbentuk cincin dengan Supernova 1987A.


Bintang Melepas Peluru Kosmik

Dalam gambar dapat dilihat ada peluru kosmis terlepas dari sebuah bintang meledak.


Bangkai Bintang Terkena angin

Sebuah gambar baru dari sinar-X Chandra NASA Observatory dan Spitzer Space Telescope menunjukkan berdebu sisa-sisa bintang runtuh. Gambar komposit G54.1 0,3 menunjukkan sinar-X dari Chandra dengan warna biru, dan data dari Spitzer dalam warna hijau (panjang gelombang lebih pendek inframerah) dan merah-kuning (lagi panjang gelombang inframerah). Para ilmuwan berpikir bahwa pulsar (sumber putih di tengah) sedang mengirim dari angin yang memanas sisa debu supernova.


Perbandingan Dua Ledakan



Perbedaan kedua gambar yaitu. Gambar kiri ledakan bintang besar, dan gambar kanan ledakan bintang kecil. Ledakan bintang kecil lebih simetris, sedangkan ledakan bintang besar tidak simetris (asimetris)

Menjadi Bayi Kedua Kali

Menjadi Bayi Kedua Kali

Subhanallah...:matabelo
Proses perubahan yang dialami oleh manusia hampir dua kali, ketika menjadi bayi pertama dan akan menjadi bayi kedua. Ini yang akan dialami oleh semua manusia, yang semua ini merupakan tanda dan isyarat dalam kehidupan.

Untuk lebih jelasnya kita lihat persamaan di bawah ini :

Bayi PERTAMA :
1.    sering menangis
2.    jalan tertatih-tatih
3.    Sulit makan dan tidur
4.    Sering buang air kecil
5.    Kondisi lemah rawan sakit
6.    Bicaranya kurang jelas dan tidak focus
7.    Sedikit memori kecerdasan

Bayi KEDUA :
1.    sering menangis
2.    jalan tertatih-tatih
3.    Sulit makan dan tidur
4.    Sering buang air kecil
5.    Kondisi lemah rawan sakit
6.    Bicaranya kurang jelas dan tidak focus
7.    Sedikit memori kecerdasan

Yang MEMBEDAKAN adalah ketika bayi pertama yang mengasuh adalah AYAH DAN IBUNYA sementara bayi kedua yang mengasuh adalah ANAK-ANAKNYA. Maka ketika bayi bayi pertama tersebut, telah menjadi dewasa, wajib baginya untuk merawat dan mengasuh ayah dan ibunya, seperti dia masih menjadi bayi pertama.

Kami memaparkan ini adalah dengan tujuan agar kita kembali ingat itulah yang kita alami, obat macam apapun tidak akan bisa menghindar dari bayi kedua ini, agar agar saat kita mengalami bayi kedua kita bisa mempersiapkan diri dan mengantisipasinya. Mak ibarat rambu adalah rambu kuning, yang seharusnya untuk bersiap-siap untuk menghadapi lampu merah.

Apabila pengendara tidak konsentrasi terhadap rambu-rambu lalu lintas maka dapat dipastikan akan mengalami kecelakaan !
Naudzubillah.

Namun apabila sang pengendara selalu memperhatikan dan mengindahkan rambu-rambu lalu lintas, maka sang pengendara insyallah selamat.

Begitulah perumpamaan kita. Perubahan fisik yang kita alami dari bayi pertama menuju bayi kedua adalah merupakan bagian dari rambu Ilahi yang sebetulnya dan seharusnya kitra indahkan.

Setelah itu, sudah adakah bekal menuju Ilahi?
Berbahagialah orang yang mempunyai bekal menuju Ilahi karena mereka akan bertemu kekasihNya.

Allah Subhanallohu wa ta'ala berfirman :
“ Dan barangsiapa Kami panjangkan umurnya niscaya Kami kembalikan dia kepada kejadian(nya) Maka apakah mereka tidak memikirkan ? .” ( QS. Yaasiin : 68 )

#Tolong DI Sebarkan Dengan Ikhlas :))

♥ Semoga Bermanfaat ♥


Mencium bau surga saat sakaratul maut



Sebelum Meninggal Dia Mengatakan, “Aku Mencium Bau Surga!”
Seorang Doktor bercerita kepadaku, “Pihak rumah sakit menghubungiku dan memberitahukan bahwa ada seorang pasien dalam keadaan kritis sedang dirawat. Ketika aku sampai, ternyata pasien tersebut adalah seorang pemuda yang sudah meninggal -semoga Allah merahmatinya-. Lantas bagaimana detail kisah wafatnya. Setiap hari puluhan bahkan ribuan orang meninggal. Namun bagaimana keadaan mereka ketika wafat? Dan bagaimana pula dengan akhir hidupnya?

Pemuda ini terkena peluru nyasar, dengan segera kedua orang tuanya -semoga Allah membalas kebaikan mereka- melarikannya ke rumah sakit militer di Riyadh. Di tengah perjalanan, pemuda itu menoleh kepada ibu bapaknya dan sempat berbicara. Tetapi apa yang ia katakan? Apakah ia menjerit dan mengerang sakit? Atau menyuruh agar segera sampai ke rumah sakit? Ataukah ia marah dan jengkel? Atau apa?

Orang tuanya mengisahkan bahwa anaknya tersebut mengatakan kepada mereka, ‘Jangan khawatir! Saya akan meninggal… tenanglah… sesungguhnya aku mencium bau surga.!’ Tidak hanya sampai di sini saja, bahkan ia mengulang-ulang kalimat tersebut di hadapan pada dokter yang sedang merawat. Meskipun mereka berusaha berulang-ulang untuk menyelamatkannya, ia berkata kepada mereka, ‘Wahai saudara-saudara, aku akan mati, jangan kalian menyusahkan diri sendiri… karena sekarang aku mencium bau surga.’
Kemudian ia meminta kedua orang tuanya agar mendekat lalu mencium keduanya dan meminta maaf atas segala kesalahannya. 

Kemudian ia mengucapkan salam kepada saudara-saudaranya dan mengucapkan dua kalimat syahadat, ‘Asyhadu alla ilaha illallah wa asyhadu anna Muhammadar rasulullah. ‘ Ruhnya melayang kepada Sang Pencipta SWT.
Allahu Akbar… apa yang harus kukatakan dan apa yang harus aku komentari… semua kalimat tidak mampu terucap… dan pena telah kering di tangan… aku tidak kuasa kecuali hanya mengulang dan mengingat Firman Allah SWT,
‘Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat.’ (Ibrahim: 27).
Tidak ada yang perlu dikomentari lagi.”
Ia melanjutkan kisahnya,

“Mereka membawanya untuk dimandikan. Maka ia dimandikan oleh saudara Dhiya’ di tempat memandikan mayat yang ada di rumah sakit tersebut. Petugas itu melihat beberapa keanehan yang terakhir. Sebagaimana yang telah ia ceritakan sesudah shalat Maghrib pada hari yang sama.

I. Ia melihat dahinya berkeringat. Dalam sebuah hadits shahih Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya seorang mukmin meninggal dengan dahi berkeringat.” Ini merupakan tanda-tanda Husnul Khatimah.

II. Ia katakan tangan jenazahnya lunak demikian juga pada persendiannya seakan-akan dia belum mati. Masih mempunyai panas badan yang belum pernah ia jumpai sebelumnya semenjak ia bertugas memandikan mayat. Padahal tubuh orang yang sudah meninggal itu dingin, kering dan kaku.

III. Telapak tangan kanannya seperti seorang yang membaca tasyahud yang mengacungkan jari telunjuknya mengisyaratkan ketauhidan dan persaksiaannya, sementara jari-jari yang lain ia genggam.
Subhanallah… sungguh indah kematian seperti ini. Kita bermohon semoga Allah menganugrahkan kita Husnul Khatimah.
Saudara-saudara tercinta… kisah belum selesai…
Saudara Dhiya’ bertanya kepada salah seorang pamannya, apa yang ia lakukan semasa hidupnya? Tahukah anda apa jawabannya?

Apakah anda kira ia menghabiskan malamnya dengan berjalan-jalan di jalan raya? Atau duduk di depan televisi untuk menyaksikan hal-hal yang ter-larang? Atau ia tidur pulas hingga terluput mengerjakan shalat? Atau sedang meneguk khamr, narkoba dan rokok? Menurut anda apa yang telah ia kerjakan? Mengapa ia dapatkan Husnul Khatimah yang aku yakin bahwa saudara pembaca pun mengidam-idamkannya; meninggal dengan mencium bau surga.

Ayahnya berkata,
‘Ia selalu bangun dan melaksanakan shalat malam sesanggupnya. Ia juga membangunkan keluarga dan seisi rumah agar dapat melaksanakan shalat Shubuh berjamaah. Ia gemar menghafal al-Qur’an dan termasuk salah seorang siswa yang berprestasi di SMU’.”
Aku katakan, “Maha benar Allah yang berfirman,

‘Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan, ‘Rabb kami ialah Allah’ kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan), ‘Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu” Kamilah Pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan di akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta. Sebagai hidangan (bagimu) dari (Rabb) Yang Maha Pengam-pun lagi Maha Penyayang.’ (Fushshilat: 30-32).”

Dalam sebuah hadits yang terdapat dalam ash-Shahihain dari Abu Hurairah RA bahwa Rasulullah SAW bersabda,
“Ada tujuh golongan orang yang akan mendapat naungan Allah pada hari tiada naungan selain dari naunganNya…di antaranya, seorang pemuda yang tumbuh dalam melakukan ketaatan kepada Allah.”
Dalam sebuah hadits shahih dari Anas bin an-Nadhr RA, ketika perang Uhud ia berkata, “Wah…angin surga, sungguh aku telah mecium bau surga yang berasal dari balik gunung Uhud.”

(SUMBER: SERIAL KISAH TELADAN KARYA MUHAMMAD BIN SHALIH AL-QAHTHANI, PENERBIT DARUL HAQ, TELP.021-4701616 sebagai yang dinukil dari Qishash wa ‘Ibar karya Doktor Khalid al-Jabir)

Sumber : http://anehcuy.blogspot.com/2012/12/mencium-bau-surga-di-saat-sakaratul-maut.html#ixzz2Eq2qjZiq

ingin di segani kawan atau lawan??baca ini



BERPUASALAH 3 HARI
MULAI HARI JUM’AT
SETUAP MALAM MENJELANG PUASA LAKUKAN SHOLAT HAJAD 2 RAKAAT
BA’DA SHOLAT
BACALAH YAA JABARU YAA QOHARU 333X
PADA MALAM TERAKHIR BACALAH 600X
SETELAH SELESAI TIUPKAN PADA BUAH MANGGIS DAN MAKANLAH KETIKA FAJAR
BERDOALAH KEPADA ALLAH APA HAJAD ANDA

sumber:http//sentuhan qalbu.co.id

cara agar kita dihargai oleh orang lain


JANGAN pernah sesekali kita merusak citra orang lain, menyombongkan diri sendiri, membesar-besarkan masalah (mengumbar keburukan/kesalahan orang lain), baik secara terang-terangan ataupun sembunyi-sembunyi alias (ngomongin dari belakang), apalagi sampai menyebarkan fitnah, menurutku orang-orang seperti mereka tak ada harganya di mata orang lain…
Lalu sebenernya bagaimana sih caranya agar kita dapat dihargai oleh orang-orang di sekitar kita…??
Terbesit dalam benakku pertanyaan seperti itu…
Hmm… kenapa bisa saya membahas soal ini, saya kan ga tau apa2 soal cara agar kita dapat dihargai oleh orang-orang yang ada disekitar kita… Saya kan cuma seorang kuli buruh pabrik yang benar-benar belum punya pengalaman apa-apa, pengetahuan saya juga ga tinggi-tinggi amat, saya kan cuma lulusan stm dengan nilai di bawah rata-rata…
sebenarnya tulisan ini terinspirasi dari seseorang yang kini menjadi pemimpinku dalam lingkungan kerjaku saat ini…
kuucapkan banyak terima kasih untuk anda karena berkat anda saya bisa membuat sebuah tulisan tentang ‘cara agar kita dihargai oleh orang lain’ di sekitar kita.
Mudah-mudahan tips dari saya yang awam dan tidak mempunyai banyak pengalaman/ilmu ini dapat bermanfaat untuk anda semua para pembaca dan pengunjung blog saya ini.
Lalu bagaimana cara agar kia dihargai oleh orang disekitar kita ini
Pasti semua orang sangat ingin dihargai oleh orang disekitarnya, ingin dibanggakan, serta ingin selalu di dengarkan apa kata-katanya. 
Tapi apakah hal itu akan bisa kita capai apabila kita merupakan seseorang yang mempunyai ciri-ciri sebagai berikut (berikut saya sertakan solusinya agar kita bisa di hargai oleh orang lain : (menurutku)
1. Apakah pantas dihargai, jika kita selalu datang dengan tampang manyun (cemberut) tanpa sebab, halah…. pagi-pagi baru juga datang kok udah manyun (cemberut), mending kalo cuma sekali-kali, coba kamu bayangkan jika kita melihat orang yang berada di hadapan kita manyun (cemberut) tiap hari (dan tanpa sebab). wew.. Apa ga stress tuh kita di buatnya… Haha… :D
Apakah tidak lebih baik, jika kita selalu datang dengan wajah penuh keceriaan (tersenyum kepada orang-orang yang ada di sekitar kita), dan mungkin alangkah lebih baik lagi jika kita hiasi senyuman kita tersebut dengan mengucapkan kata (salam) : selamat pagi, semangat pagi, pagi, atau apalah yang penting bisa membuat orang didekat kita merasa nyaman dengan kedatangan kita.
2. Apakah pantas dihargai, jika kita selalu meminta pertolongan orang lain dengan suara yang terlalu lantang, dan dengan cara membentak (biasanya perintah dari atasan terhadap bawahannya) ‘selalu ingin dihargai tapi dia tidak pernah berusaha/tidak tahu cara untuk menghargai orang dibawahnya’. Hmmm….
Apakah tidak lebih baik, jika kita meminta pertolongan dengan cara yang lebih halus, serta dihiasi dengan sedikit senyuman dan alangkah lebih baik lagi jika kita memintanya dengan mengucapkan kata ‘tolong / mohon bantuannya’. Meskipun posisi kita / martabat kita lebih tinggi dari orang tersebut, tapi apakah salah jika kita mengucapkan kata ‘tolong’ pada saat kita meminta bantuan orang lain, apakah posisi / martabat kita jadi tampak lebih rendah dari orang lain di sekeliling kita jika kita melakukan hal tersebut, pasti enggak kan, malahan kita jadi lebih bisa dihargai (menurutku), karena dengan mempunyai sifat rendah hati bukan berarti kita rendahan. *diriku sotoy banget ya…. Haha… :D
3. Apakah segala sesuatu harus selalu dilakukan dengan tergesa-gesa. Apakah dengan cara tergesa-gesa, apa yang kita kerjakan akan tampak lebih rapih dan lebih cepat daripada kita melakukannya dengan santai / rilex. Kalau menurutku sih, tidak selamanya apa yang kita kerjakan itu harus dikerjakan dengan tergesa-gesa (justru dengan tergesa-gesa kadang malah membuat apa yang kita kerjakan jadi kurang rapi / kurang teliti / kadang terjadi kekeliruan karena fokus kita hanya pada kecepatan bukan pada ketepatan dalam melakukan hal tersebut) memang cepet sih tapi rapi/bagus/benar hasilnya saya kurang tahu.
4. Apakah pantas dihargai, jika kita hanya ingin dihargai tapi kita tidak pernah menghargai orang lain yang ada di sekeliling kita, maunya menang sendiri, selalu mencari2 kesalahan orang lain tanpa pernah sadar akan kesalahan kita sendiri (tidak pernah ngaca diri sendiri).
Apakah tidak lebih baik jika kita menghargai orang lain terlebih dahulu sebelum kita mengharap akan dihargai orang (ngaca diri sebelum menilai orang lain), mencari tahu apa kesalahan kita terlebih dahulu dan memperbaikinya sebelum mempertanyakan kesalahan orang lain. Kita hanyalah manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan, jadi (menurut pandangan kita benar/baik, apakah benar/baik juga menurut pandangan orang lain), setiap manusia memiliki karakter dan pandangan yang berbeda-beda, jadi tidak selamanya apa yang kita anggap benar/baik akan dianggap benar/baik pula oleh orang lain (kecuali seruan-seruan Allah dan Rasul-Nya, semuanya sudah pasti benar dan baik).
5. Ucapkan ‘terima kasih’ setelah kita mendapatkan bantuan dari orang lain.

jadi, jika kita ingin dihargai oleh orang lain, cobalah untuk menghargai diri kita sendiri dulu kemudian berusahalah untuk menghargai orang lain terlebih dahulu sebelum kita berharap untuk dapat dihargai oleh orang lain, tersenyumlah karena dengan tersenyum bisa membuat suasana terasa nyaman / tidak tegang / kaku ( senyumnya yang wajar kalo senyum ga wajar nanti anda malah di anggap orang gila… gkgkgk.. :D ), jangan segan untuk mengucapkan kata ‘ Tolong , (salam) , Terima Kasih , (Pujian) atas usaha orang tersebut ‘.
Dekati dan cintai Allah karena jika kita dekat/cinta dengan Allah (menjauhi larangan-Nya serta melaksanankan apa-apa saja yang diperintahkan-Nya), maka InsyaAllah Allah akan selalu meninggikan martabat kita, cintai pula keluarga kita sendiri (khususnya orang tua kita), ingat JANGAN pernah sesekali kita merusak citra orang lain, menyombongkan diri sendiri, membesar-besarkan masalah (mengumbar keburukan/kesalahan orang lain), baik secara terang-terangan ataupun sembunyi-sembunyi alias (ngomongin dari belakang), apalagi sampai menyebarkan fitnah, menurutku orang-orang seperti mereka tak ada harganya di mata orang lain…

Slidershow